Tag Archives: Universal Tao

Darkroom Retreat (3): Jalan untuk Membersihkan Rohani

Darkroom retreat ternyata bukan hanya membersihkan tubuh secara fisik, tetapi terutama dirintis oleh para pendahulu tao dan dirancang oleh Grandmaster Mantak Chia dalam sebuah paket Universal Healint Tao (Penyembuhan Universal Tao) untuk membantu memuluskan atau meringankan atau memperlancar perjalanan rohani.

Rohani kita dibantu dengan berbagai kegiatan saat kita di ruangan gelap selama seminggu, dua minggu, tiga minggu dan empat minggu sehingga kita akhirnya dapat merasakan betapa beban hidup kita terangkat, beban pikiran kita lenyap, dan persoalan hidup menjadi kosong. Saat kekosongan itu terjadi, maka secara otomatis terisi oleh energi positif yang sedang ada di sekitar hidup kita sehingga hidup ini menjadi ringkan dan mudah dijalani.

Selain ringan, jarak antara Tuhan dan manusia menjadi sangat dekat,  yaitu jarak antara dunia roh dengan alam fisik menjadi semakin tipis. Saya bisa merasakan aura teman sekamar, aura instruktur dan master dengan lebih mudah. Saya bisa merasakan apa yang diinginkan teman dengan lebih baik, lebih tajam. Kalau teman saya butuh sesuatu dan kebutuhan dia muncul dalam pikirannya, saya sudah bisa merasakannya.

Walaupun ruangan gelap-gulita, saya juga bisa rasakan dengan jelas kalau ada orang lain sedang lewat. Sampai-sampai ada teman saya dari Jerman yang sudah bisa membedakan warna aura masing-masing peserta sehingga dia tanpa melihat dengan mata fisiknya, sudah bisa membaca aura kita. Ia selalu membantu saya mengambilkan makanan dan minuman di meja petugas dan mebantu saya mengambilkan handuk atau sabun pada saat saya kebigungan. Saya sempat tanyakan dia apa yang menyebabkan dia begitu peka terhadap energi manusia ataupun benda, tetapi dia sendiri tidak dapat menjelaskannya.

Saat berkonsultasi dengan Grandmaster Mantak Chia beliau menyampaikan bahwa memang masing-masing orang memiliki kelebihan dan keterbatasan secara alamiah, ada yang diturunkan secara gene, ada pula yang dikembangkan dalam pelatihan-pelatihan yang diberikan. Beliau menjelaskan banyak gerakan yang membantu kita membangun jalan kepada kehidupan rohani yang peka dan melek secara rohani.

Perubahan ini terjadi sangat nyata, dan saya berdoa supaya pengalaman ini terus saya alamid an dalami di masa-masa yang akan datang, khususnya di tahun 2016 nanti.

Hello world!

Hello World! Salam bagi kita semua!

Tanggal 24 Januari 2015 menjadi tanggal bersejarah karena tanpa disadari sebelumnya Grand Master Mantak Chia, seorang gurubesar bidang beladiri dan Tao Yoga yang dikenal di seluruh dunia saat ini mendeklarasikan Jhon Yonathan Kwano dari Tanah Papua sebagai seorang Associate Instructor dari Universal Healing Tao System.

Dengan denyut jantung berdebar-debar, saya memenuhi undangan Grand Master Mantak Chia menerima Sertifikat yang menandakan pengesahan saya sebagai Associate Instructor. Beliau katakan, “Ini baru awal, tidak ada arti apa-apa. Tetapi Anda harus tahu, bahwa semua yang apa-apa dimulai dari tidak apa-apa, dan langkah 1000 tidak ada kalau tidak ada langkah 1.”

Dengan salut dan kerendahan hati, menerima sertifikat ini, lalu saya pulang ke tempat penginapan saya setelah makan siang dan mencaritahu sebenarnya di Indonesia sudah ada Universal Healing Tao apa tidak? Saya utamakan mencaritahu lewat Mas Google.com. Ternyata Mas atau mBak google.com juga tidak punya informasi begitu banyak mengenai Universal Healint Tao Indonesia.

Yang banyak terdaftar di Google.com ialah nama “Mantak Chia” karena ada puluhan buku beliau yang pernah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia dan pernah dijual di Indonesia. Akan tetapi sejak sepuluh tahun lalu, semuanya menjadi kosong. Ternyata yang dijual di Indonesia masuk ke dalam kategori “Buku Langka”.

Setelah tidak puas, saya cari di Yahoo! dan Bing. Jawabannya sama saja.

Saya lalu menghadap si Professor of Nothingness, yaitu Prof. William Wu, yang merupakan murid pertama yang pernah dididik Master Mantak Chia dan sampai hari ini menjadi pendamping Mantak Chia yang setia. Setelah bertanya ke Denis dan Walter, keduanya Instruktur Senior di Tao Garden, mereka berdua sarankan saya bertemu William. Maka saya temui beliau.

Begitu saya sebut, “Saya berusaha mencari buku-buku dalam Bahasa Indonesia!” beliau serta-merta katakan,

“Wah, orang Indonesia itu pencuri, penipu! Dia salah satu dari teman saya, murid pertama dari Master Mantak Chia. Tetapi dia tidak pernah membayar ke Master satu sen-pun dari hasil penjualan buku-bukunya di Indonesia. Anda tahu apa yang terjadi? Beliau meninggal dunia 10 tahun lalu. Kalau Anda jahat, Tuhan tidak buta, semua orang jahat akan ditelan oleh kejahatannya sendiri.

Kalau Anda mau, Anda harus mulai dari NOL, NOL, NOL:

sambil melingkar tangannya besar-besar membentuk NOL.

Menanggapi itu saya bilang,

Saya mau berjuang, saya mau menerjemahkan ulang semuanya. Saya berbeban membantu masyarakat Indonesia dan masyarakat Papua dan masyarakat Melanesia. Tetapi sebagian besar Masyarakat Melanesia akan baca dalam versi Bahasa Inggris. Yang butuh terjemahan ialah Masyarakat Papua di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat dan masyarakat Indonesia secara keseluruhan.

Saya mau buktikan kepada Anda, sejauh mana kemampuan saya, jadi saya minta kalau ada alat penguji, silahkan uji saya.

Mendengar tantangan itu, William langsung katakan,

OK datang ke kantor saya, dan saya akan berikan beberapa bahan untuk Anda terjemahkan. Setelah itu saya akan tanyakan kepada orang Indoensia lain untuk mengecek apakah terjemahan Anda jelas atau tidak.

Saya bersedia.

Maka boleh saya katakan, pekerjaan saya yang pertama dalam Universal Healing Tao System ini sebagai seorang Associate Instructor ialah menjadi penerjemah dari berbagai buku, booklet, pamflet, brosur dan situs yang dimiliki sistem ini dari Bahasa Inggris ke dalam Bahasa Indonesia.

Mohon dukungan dari semua pihak di seluruh Indonesia untuk pekerjaan mulia ini, pekerjaan yang akan membawa damai, sukacita dan kedamaian hidup di antara manusia di mana-pun “Chi” mengalir mencari penyeimabgan dan keseimbangan.