Tag Archives: pengalaman pribadi

Punya Keringat Bau Tak Sedap, Terutama di Ketiak? Ini Jawaban UHTS lewat Jhon Kwano

Enam Bunyi yang Menyembuhkan
Enam Bunyi yang Menyembuhkan

Punya keringat bau tak sedap itu pengalaman banyak orang hari ini. Dan banyak orang tidak suka dengan itu. Padahal itu salah sendiri.

Universal Healing Tao System (UHTS) mengajarkan banyak pengetahuan praktis tentang “kehidupan” pada umumnya, yang bertujuan menghadirkan hidup sehat-walafiat, di dalam tubuh ini, dan terutama setelah kita meninggalkan tubuh kita yang fana ini.

UHTS berisi praktek-praktek dalam kehidupan, yang membantu kita untuk hidup sehat, bahagia dan bersahaja, lahir dan bathin, dunia dan akhirat.

Salah satu dari sekian ribu volume buku dan sekian juta ajaran UHTS itu terkait dengan bau keringat di badan.

UHTS mengajarkan prinsip sangat sederhana,

  • Apa yang masuk, itulah yang keluar

Maksudnya apa yang masuk ke dalam tubuh, itulah yang keluar dari dalam tubuh.

Dengan dasar ini dikatakan bahwa kalau badan kita ada bau tdak sedap, kalau ketiak kita berbau tak sedap, maka jangan salahkan ketiak, jangan salahkan badan. Jangan juga salahkan “mandi”, dan “sabun”. Bau yang “keluar” itu karena barang bau yang sudah “masuk” ke dalam tubuh.

Yang harus kita atasi ialah “sumber” dari bau itu, yaitu apa yang masuk ke dalam tubuh kita.

Ini sumbernya: Kita semua harus tahu, dan harus sadar, bahwa faktanya apa yang keluar dari dalam tubuh kita berasal dari apa yang kita masukkan ke dalam tubuh, entah itu lewat mata, telinga, mulut, hidung, kulit. Ada praktek-praktek untuk menyegel semua pintu terbuka, ada juga praktek-praktek untuk mengeluarkan apa yang ada di dalam tubuh, yang masuk tanpa kita sadari. Ada juga cara untuk mengubah barang tidak baik di dalam tubuh menjadi baik dan berguna, yaitu mendaur-ulang apa yang tidak baik untuk kebaikan tubuh, jiwa dan roh kita.

Tips yang harus kita lakukan secara sederhana ialah:

  • Minumlah air sebanyak-banyaknya, karena banyak bau dinetralisir oleh air
  • Pompa perut sebanyak mungkin. Dengan mengencangkan dan mengempiskan perut, maka angin, atau bau yang ada di dalam tubuh akan keluar, dan dengan demikian bau yang ada di dalam tubuh akan keluar lewat angin yang kita keluarkan.
  • Bernafaslah dengan nafas panjang tarik ke dalam dan panjang lepas keluar, dan lakukan pernafasn lewat mulut. Bisa disertai tarik lidah keluar, biar terkena angin dari luar. Ini akan membantu produksi banyak air liur, dan air liur banyak membantu dalam menetralisir apa saja yang tidak netral, menstabilkan apa yang tidak stabil dalam mengolah apa saja ada di dalam tubuh kita. Pada saat nafas keluar, maka perut kita masuk ke dalam, dan setelah itu lepaskan nafas, dia secara otomatis akan menarik udara masuk, begitu terus sampai puluhan, bahkan ratusan kali semampu kita.

 

 

Darkroom Retreat (3): Jalan untuk Membersihkan Rohani

Darkroom retreat ternyata bukan hanya membersihkan tubuh secara fisik, tetapi terutama dirintis oleh para pendahulu tao dan dirancang oleh Grandmaster Mantak Chia dalam sebuah paket Universal Healint Tao (Penyembuhan Universal Tao) untuk membantu memuluskan atau meringankan atau memperlancar perjalanan rohani.

Rohani kita dibantu dengan berbagai kegiatan saat kita di ruangan gelap selama seminggu, dua minggu, tiga minggu dan empat minggu sehingga kita akhirnya dapat merasakan betapa beban hidup kita terangkat, beban pikiran kita lenyap, dan persoalan hidup menjadi kosong. Saat kekosongan itu terjadi, maka secara otomatis terisi oleh energi positif yang sedang ada di sekitar hidup kita sehingga hidup ini menjadi ringkan dan mudah dijalani.

Selain ringan, jarak antara Tuhan dan manusia menjadi sangat dekat,  yaitu jarak antara dunia roh dengan alam fisik menjadi semakin tipis. Saya bisa merasakan aura teman sekamar, aura instruktur dan master dengan lebih mudah. Saya bisa merasakan apa yang diinginkan teman dengan lebih baik, lebih tajam. Kalau teman saya butuh sesuatu dan kebutuhan dia muncul dalam pikirannya, saya sudah bisa merasakannya.

Walaupun ruangan gelap-gulita, saya juga bisa rasakan dengan jelas kalau ada orang lain sedang lewat. Sampai-sampai ada teman saya dari Jerman yang sudah bisa membedakan warna aura masing-masing peserta sehingga dia tanpa melihat dengan mata fisiknya, sudah bisa membaca aura kita. Ia selalu membantu saya mengambilkan makanan dan minuman di meja petugas dan mebantu saya mengambilkan handuk atau sabun pada saat saya kebigungan. Saya sempat tanyakan dia apa yang menyebabkan dia begitu peka terhadap energi manusia ataupun benda, tetapi dia sendiri tidak dapat menjelaskannya.

Saat berkonsultasi dengan Grandmaster Mantak Chia beliau menyampaikan bahwa memang masing-masing orang memiliki kelebihan dan keterbatasan secara alamiah, ada yang diturunkan secara gene, ada pula yang dikembangkan dalam pelatihan-pelatihan yang diberikan. Beliau menjelaskan banyak gerakan yang membantu kita membangun jalan kepada kehidupan rohani yang peka dan melek secara rohani.

Perubahan ini terjadi sangat nyata, dan saya berdoa supaya pengalaman ini terus saya alamid an dalami di masa-masa yang akan datang, khususnya di tahun 2016 nanti.